4 Ciri Khas Pizza Kayu Bakar, Apakah Anda Sudah Tahu?

Proses pembuatan pizza makin mudah dengan banyak bermunculannya pizza oven yang  modern.

Hanya saja, terkadang rasa yang dihasilkan tidak seotentik pizza yang masih dibuat secara tradisional yaitu menggunakan pizza oven tungku kayu.

Berikut akan kita bahas 4 ciri dari pizza yang dibuat dengan menggunakan pizza oven tungku  kayu

  1. Proses Pemanggangan  Yang Lebih Rumit

Pada pembuatan pizza yang menggunakan pizza oven modern, Anda hanya perlu memanaskan dan memasukkan adonan ke dalam oven listrik. Sementara jika menggunakan tungku kayu prosesnya akan sedikit berbeda.

Tungku kayu memiliki ukuran yang lebih besar yaitu sekitar 2 meter persegi. Sementara kedalaman  pizza oven tersebut mencapai 1,5 meter persegi. Hal inilah yang        menyebabkan proses pemanggangan menjadi lebih rumit.

Anda akan membutuhkan bantuan spatula sepanjang 1 meter ketika hendak memasukkan adonan pizza. Namun kelebihan dari metode ini adalah waktu pemanggangan yang lebih singkat karena menggunakan bara api. Anda cukup menunggu selama dua sampai tiga menit sampai pizza tersebut matang.

  1. Memiliki Aroma Lebih Kuat

Kelebihan lain yang akan Anda dapatkan ketika menggunakan pizza oven tradisional tungku kayu adalah aroma pizza yang lebih kuat.

Agar aroma pizza tersebut lebih keluar disarankan untuk mencampurkan minyak zaitun ke dalam adonan pizza dan mengoleskannya lagi di atas permukaan pizza sebelum dibakar.

  1. Memiliki Roti yang Lebih Crispy

Perbedaan mendasar antara pizza yang menggunakan pizza oven modern dan tradisional adalah rotinya. Jika pizza yang dibakar dengan oven memiliki roti yang lebih tebal dan empuk, maka pizza yang dibakar dengan menggunakan pizza oven tungku kayu mempunyai roti yang crispy.

Hal ini menyebabkan pizza tradisional lebih garing dan terasa lebih renyah ketika digigit. Topping dari pizza inipun akan terlihat lebih tebal dari rotinya.

  1. Lebih Baik Langsung Dimakan

Perbedaan lain dari pizza yang dibuat dengan memakai pizza oven tradisional adalah pizza ini harus segera dimakan. 

Pizza tradisional memiliki tekstur yang lebih renyah sehingga untuk mempertahankan kerenyahan itu disarankan untuk memakannya paling lama empat sampai lima menit setelah dihidangkan.

Jika pizza ini tidak langsung dimakan dalam waktu yang terlalu lama, tekstur renyahnya    akan hilang dan berubah menjadi keras.

Hal ini tentu berbeda dengan pizza yang dibakar dengan oven dimana tekstur rotinya tidak cepat mengeras

Itulah ciri khas dari pizza yang dipanggang menggunakan tungku kayu bakar, meski memiliki beberapa perbedaan dari pizza modern namun hal itulah yang memberi cita rasa tersendiri kepada pizza tersebut.

Apakah Anda sudah pernah mencobanya?

Semoga informasi ini bisa memberikan pengetahuan baru bagi yang membacanya.